Home » Mengenal Sejarah dan Jenis-Jenis Ikan Cupang Hias

Mengenal Sejarah dan Jenis-Jenis Ikan Cupang Hias

28 / 07 / 2021

Pesona ikan cupang hias seakan tidak pernah mati. Meski trennya cenderung naik dan turun, peminat ikan cupang hias selalu saja ada. Banyak orang memelihara cupang karena tertarik dengan kecantikan warna dan keindahan siripnya. Tak mengherankan, penggemarnya pun tidak mengenal usia dan status sosial.

Ikan cupang sebenarnya ada berbagai macam jenis. Setiap jenis cupang hias memiliki karakternya masing-masing. Sebut saja seperti ikan cupang halfmoon. Namun sebelum bicara lebih jauh tentang jenis cupang hias, seperti apa sih sejarah ikan cupang.

Sejarah Ikan Cupang

Sebenarnya ikan cupang hias berasal dari Asia Tenggara. Ikan ini awalnya hanya dipandang sebagai ikan liar yang biasa dijumpai di sungai-sungai, sawah ataupun rawa. Namun karena sifatnya yang agresif, ikan cupang kemudian dijadikan sebagai ikan aduan oleh para penduduk Thailand. Baru pada tahun 1890, ikan cupang hias mulai masuk ke Eropa dan Amerika.

 jenis cupang hias koukkai

Kebiasaan memelihara cupang pun menyebar hingga ke seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, masyarakat baru mulai memelihara cupang mulai tahun 1960-an. Pada waktu itu, ikan cupang lebih sering diadu. Di Indonesia, ikan cupang mulai dipelihara sebagai ikan hias baru pada tahun 1970-an.

Jenis-Jenis Cupang Hias

Secara garis besar, ikan cupang dapat dibagi menjadi tiga, yakni ikan cupang liar, ikan cupang aduan dan ikan cupang hias. Dari ketiga golongan tersebut, orang-orang umumnya lebih suka memelihara cupang hias. Selain karena warna dan siripnya yang indah, cupang hias juga relatif lebih jinak. Tentu saja, terkait warna ikan cupang, Anda bisa membuatnya lebih keluar dengan memberi pakan yang tepat.

Ada banyak jenis cupang hias yang biasa dipelihara. Untuk lebih lengkapnya, berikut jenis cupang hias.

1. Ikan Cupang Halfmoon

Jenis cupang hias yang satu ini tergolong sebagai salah satu yang sangat populer. Keindahan cupang halfmoon dapat dilihat dari bentuk sirip dan ekornya yang terlihat seperti menyatu membentuk setengah lingkaran. Karena keindahannya inilah, banyak orang yang suka memelihara cupang halfmoon.

2. Ikan Cupang Crown Tail

Cupang crown tail atau yang biasa dikenal dengan nama cupang serit juga tergolong sebagai ikan cupang hias yang cukup populer. Nama crown tail diambil dari bentuk ekornya yang menyerupai mahkota.

Jenis cupang hias yang satu ini tergolong sebagai cupang mahal. Ikan cupang crown tail juga terbilang cukup langka dan sulit dijumpai di pasaran. Jadi jika ingin memelihara ikan yang satu ini, pastikan untuk merawatnya dengan baik. Jika sampai sakit, segera obati dengan obat ikan yang sesuai.

3. Ikan Cupang Double Tail

Jika dilihat sepintas, ikan cupang double tail mungkin terlihat mirip seperti cupang halfmoon. Namun saat dilihat lebih seksama, baru terlihat kalau jenis cupang hias yang satu ini memiliki karakter uniknya sendiri, yakni ekor yang bercabang dua.

Double tail terbilang sebagai jenis ikan cupang yang langka. Jika dibandingkan dengan jenis ikan cupang lain, jenis cupang hias yang satu ini memang lebih sulit dikembangbiakkan. Harganya yang tinggi juga membuat hanya segelintir orang saja yang dapat memelihara cupang double tail.

4. Ikan Cupang Fancy

Ikan cupang hias dapat dikenali dari bentuk ekor dan siripnya yang lebar. Namun perlu dipahami, tidak semua ikan cupang seperti ini. Ada juga jenis cupang hias yang bentuk sirip dan ekornya kecil. Salah satunya adalah ikan cupang fancy.

Sirip cupang fancy relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ikan cupang hias lainnya. Namun karena keindahan warnanya, banyak orang tergoda untuk memelihara cupang yang satu ini.

ikan cupang hias koukkai

5. Ikan Cupang Surga

Sebenarnya ikan cupang surga tergolong sebagai cupang liar dan langka. Meski demikian, keindahannya mampu menarik banyak orang untuk memelihara cupang yang satu ini. Cupang surga memiliki warna kecokelatan dengan sirip memanjang. Untuk ukurannya, ikan cupang ini bisa tumbuh hingga 10 cm.

6. Ikan Cupang Paradise

Ikan cupang paradise memiliki ciri yang mirip seperti ikan cupang surga. Warnanya hijau muda dengan garis-garis vertikal. Cupang paradise banyak dijumpai di sungai-sungai di daerah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Mirip seperti cupang double tail, cupang paradise juga memiliki bentuk ekor yang bercabang.

7. Ikan Cupang Slayer

Bisa dibilang, ikan cupang slayer adalah salah satu jenis ikan cupang hias favorit banyak orang. Bentuk ekor dan siripnya begitu indah. Tidak hanya itu, warnanya yang terang juga membuat ikan cupang slayer begitu menarik untuk dipelihara sebagai ikan hias.

8. Ikan Cupang Halfsun

Ikan cupang halfsun tergolong sebagai jenis ikan cupang hasil kawin silang. Ikan ini terlahir dari perkawinan silang antara cupang halfmoon dan cupang crown tail. Karena itulah, ikan cupang halfsun mewarisi sifat induknya yang memiliki ekor dan sirip setengah lingkaran dengan ujung-ujung berbentuk seperti mahkota.

9. Ikan Cupang Giant

Dibandingkan dengan ikan cupang hias jenis lain, cupang giant memiliki ukuran tubuh paling besar. Panjangnya bisa mencapai 12 cm. Meski demikian, cupang giant tidak selincah ikan cupang jenis lainnya.

10. Ikan Cupang Plakat

Warnanya cantik dengan motif sirip yang tegas. Dibanding ikan cupang yang telah disebutkan sebelumnya, cupang plakat juga cenderung lebih berotot. Namun meski tergolong sebagai cupang aduan, cupang plakat sering dipelihara sebagai ikan hias.

Rekomendasi Produk untuk Memelihara Ikan Cupang

Agar ikan cupang tumbuh sehat, sangat penting untuk memperhatikan kondisi kolam atau akuarium yang digunakan. Pastikan kondisinya mirip dengan habitat aslinya. Untuk mengimitasi habitat alami ikan cupang, Anda bisa menggunakan Antioxidant BlackWater & Vita-Liquid.

Meski hidup di sungai, ikan cupang membutuhkan air yang bersih dan terbebas dari klorin. Untuk membantu menghilangkan klorin dalam air, pastikan untuk menggunakan Koukkai anti chlorin sebelum memasukkan ikan cupang hias ke dalam kolam atau akuarium.

Artikel Terbaru

Kategori